"SUGENG RAWUH DATENG PORO DULUR LAN BOLO....".

Laman

Senin, 03 Juni 2019

Syahrul Maghfiroh

Romadlon..
Begitulah aku mengenalmu
Kulantunkan doa agar segera kita bertemu
Kusyairkan bait-bait agar selamanya kita bertemu. 

Romadlon..
Malamku adalah ma'unah
Shubuhku adalah ni'mah
Siang hingga petangku penuh berkah. 

Romadlon..
Hari-harimu bertebaran permata
Aku pun berusaha mendapatkannya
Agar tiap pekanku di bulanmu ini penuh makna. 

Romadlon..
Kemuliaanmu sebagai tanda kekuasaan Robb-ku
Keistimewaanmu penuh maghfiroh untukku
Wahai Romadlonku, aku senantiasa merindukanmu.



Surabaya, Selasa malam Rabu  (Malam 30 Romadlon 1440 Hijriyah), 4 Juni 2019 jam 00.45 wib.

By Al Faqir - Robert Tajuddin.

Kamis, 09 Mei 2019

Siapa

Siapa itu siapa?
Siapa adalah kau, dia, aku, kita, dan mereka
Aku adalah kau
Kau adalah aku
Kau dan aku adalah kita
Dia pun adalah kita
Lalu kita ada karena kau, dia, dan aku
Mereka adalah kita
Kita pun adalah mereka
Kemarin adalah kita dan mereka
Kita dan mereka adalah sekarang dan esok
Disini adalah kita dan mereka
Disana pun adalah kita dan mereka
Jadilah kamu ketika melihatku
Jadilah aku ketika melihatmu
Lihatlah mereka sebagai kita
Lihatlah kita sebagai mereka
Sentuhlah dia sebagai aku dan kita
Dan sentuhlah kita sebagai aku dan dia
Rawatlah kita sebagai aku, kau, dia, dan mereka
Rawatlah mereka pun sebagai aku, dia, dan mereka
Karena dia adalah kau, dia, kita, dan mereka
Karena mereka pun adalah kau, dia, aku, dan kita
Karena kau, dia, aku, kita, dan mereka adalah sama
Kesamaan itu ada pada kau, dia, aku, kita, dan mereka
Kesamaan ini adalah abadi
Rawatlah keabadian ini
Karena dalam keabadian ini adalah keindahan dan kesucian hakiki

Robert tajuddin
Surabaya, Jumat malam Sabtu 3 Mei 2019 23:50 wib

Senin, 20 Agustus 2018

Takbir Kemenangan

oleh robert tajuddin

Bergetar hati ini kala mendengarnya
Seakan alam mengamini doa kita
Doa tentang suara hati insan manusia
Yang menginginkan keindahan bersama

Allahu akbar
Allahu akbar
Lailaha illallah huwallahu Akbar
Allahu akbar, walillahilhamd

Gema kumandang takbir ini
Seakan bersuara di sudut manapun
Mengisi kekosongan relung kalbu
Selalu bergelorakan keindahan

Kemenangan melawan hawa nafsu
Kemenangan Ibrahim-Ismail atas iblis
Kemenangan melawan kemungkaran
Sebagai tanda kepatuhan kepadaMu

Allahu akbar
Allahu akbar
Merdeka!!! Merdeka!!!
Ya. Kita merdeka tahun 45 & selamanya!

Pekik takbir inilah kekuatan kita
Gema takbir kemenangan bangsa
Menggelora menaklukkan penjajah
Menggema dasyat bak senjata terampuh

Segala puji kepadaMu Ya Allah
Di bulan Agustus 2018 ini
Kau pertemukan dua takbir kemenangan
Semoga damai keindahan selalu tercipa. Aamiin..

Selasa, 07 Agustus 2018

Alam yang Fana

oleh rbrt tjddn

Kefanaan, alam lelucon
Kefanaan, alam kebohongan
Kefanaan, alam kelalaian
Fiktif kehidupan ada disini

Kehidupan dunia, kehidupan manusia
Manusia tempat salah dan lupa
Kita adalah manusia
Alam fana, salah satu ruang hidup kita

Kejujuran dihantam kemunafikan
Kebobrokan ditambal kebaikan
Kesabaran jadi keledai kebengisan
Hingga sepi dalam bingar, lengkap.

Homo homini lupus
Manusia serigala manusia
Aku tak mau ambil pusing
Aku kuat, karena aku adalah wayangMu.

Senin, 14 Mei 2018

Sajak Adinda


Matahari pancarkan sinarnya
Rembulan pancarkan kelembutanya
Senyummu mengalihkan duniaku
Anggunmu jadi semangat hidupku

Deru ombak dengat siluet mentari
Gambarkan pesona dambaan hati
Kemilau cahaya terang di timur pagi
Bak terang semangatku jalani hari

Sajak-sajak dan amin-amin doaku
Selalu terucap teriring untukmu
Adinda manisku..
Bolehkah aku selalu disampingmu?

Senin, 14 Mei 2018
Sajak mahabbah, pasca bom surabaya
Oleh rbrt tjddn

Kamis, 03 Mei 2018

Profesor Lelembut

Fakultas namanya iwak peyek
Begitu masuk mata ingin mewek
Ruang AC bikin hidung bengek
Mata melek karena cewek-cewek

Fakultas iwak peyek bawahan profesor
Guru besar berhati kotor
Antrian mahasiswa selalu hanya bisa lapor
Tapi prestasi pofesor, cuma bikin mahasiswa molor

Anti sosial padahal dosen sosial
Mahasiswa selalu jadi sial
Mungkin profesor selalu anggap kami hanya kadal
Anehnya profesor gak pernah jadi viral

Tampil sosialita
Kuliah bahas banyak harta
Lagaknya sok kata sok kaya
Layaknya artis ibukota

Mencari profesor bak buru hantu
Ada orangnya tapi sembunyi kayak sapu
Gaya sok cantik padahal itu dahulu
Tak sadar sekarang prof sudah mambu

Profesor lelembut
Julukan padamu yang berucap lembut
Tapi mengandung arti bikin hati kisut
Tunggu berjam-jam menghadapmu jadi bikin takut

Ayo prof bertobat
Hidup makhluk tidak semakin lambat
Hiburlah mahasiswa yang lama sambat
Dengat tanda tangan cepat

Kamis, 3 Mei 2018
oleh: rbrt tjddn
*Sebuah pantun kritik untuk membangun

Selasa, 16 Mei 2017

Kawan-kawanku

Aku mengenang keseruan saat itu
tawa, canda, & semuanya yang tak jelas
jatuh bangun, atau dijatuhbangunkan
membual dengan kata-kata kasar

entah kenapa masa itu selalu terngiang
aku selalu tertawa setiap kali mengingat
jujur kawan,
aku merindukan semua tentang kalian

masih keras kepala kah kau
ingatkah tentang kebebalan kita semua
dulu kita permalukan kemunafikan2 itu
layaknya membakar sampah2 kering

tak pernahkah kau lupa kawan
gelak tawa dan pertengkaran
entah dari warung2 kopi, pantai, kampus
kesunyian di gunung dan semuanya

selalu ku menertawakan kisah2 kita
pikiran2 yang kadang penuh kotoran
ketidakjelasan tujuan hidup
ya, itulah kita, ini akan selalu terkenang

lama juga kita tak bersua
masih bisa keraskah tawamu?
aku tak bisa melupakan kalian
kebahagiaan semoga tetap ada padamu

salam dari surabaya,
robert.